Jumat, 01 April 2011

Sebuah Perjalanan

     Dulu kala, saat hujan berupa tutupan bagai senja mengakhiri hari.

Kini semua itu telah terlupakan, hilang, mendekam di sudut hati siapapun yang merasakannya.

       Dulu kala, ketika mimpi hanya sekedar mimpi. keinginan yang tak perlu gundah untuk mencarikan kehadirannya.

Kini semua itu telah berubah, pudar, melusuh di keret oleh masa.

        Dulu kala, waktu menangis, tertawa, susah, bahagia sama tak ada beda.

Kini semua itu telah tiada, hilang, melayang di udara. Dalam tangis ku tertawa, dalam senyum ku menderita.

            "dulu" masa indah yang telah terlewati, hingga sampailah disini, dimasa "kini" yang masih harus di perjuangkan.
            Karna tak pernah ada yang bisa menjamin kebahagiaan "dulu" menjadi "kebahagiaan "kini".

            Karna hidup memang ada "dulu", "kini" dan "masa depan".


            Pengalaman yang nyata di kala "dulu" mejadikan jalan menempuh "kini" yang lebih terlihat sulit untuk sebuah hasil yang kita sebut sukses di "masa depan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar